Menjajal Keperkasaan Suami Tetangga | Tempat Cerita Sex
Home » Kisah Selingkuh » Menjajal Keperkasaan Suami Tetangga

Menjajal Keperkasaan Suami Tetangga

VIMAX Vimax

Cerita Mesum Terbaru Selingkuh, Cerita Sex Perselingkuhan Rumah Tangga – Saya mempunyai teman lama namanya Reza ia sama saya seumuran lagi pula rumah kami berdekatan, berhadapan, kalau sore hari melihat dia di teras rumah dengan anak pertamanya yang masih kecil sambil menyuapinya, kadang kami ngobrol soal sex , dari pembicaraan Reza kalau mau sex dia sering melakukan foreplay dulu.

Beda dengan ku, suamiku langsung main tancap tanpa pemanasan dulu kadang pula tak ada variasi dalam bercinta, kalau sudah klimaks ya sudah tak mau menghiraukan diriku yang masih ingin di sentuhnya , jadi saya jarang sekali mencapai kepuasan dengan suamiku.

Cerita Sex Menjajal Keperkasaan Suami Tetangga

cerita mesum selingkuhan, cerita sex selingkuh rumah tangga, cerita dewasa istri selingkuh, cerita ngentot suami tetangga, cerita seks panas rumah tangga, istri selingkuh, istri hypersex, puas ngentot dengan tetangga, cerita hot terlengkap perselingkuhan

Sebaliknya Reza bercerita jika ia sangat “happy” dengan kehidupan seksnya. Datuk hampir selalu bisa memberikan kepuasan kepada istrinya. Kami saling berbagi cerita & kadang sangat mendetail malah. Sering Saya secara terbuka menyatakan iri pada Reza & hanya ditanggapi dengan tawa terkekeh2 oleh Reza.

Jum’at petang itu kebetulan Saya sendirian di rumah. Terdengar ketukan di pintu sambil memanggil2 nama suamiku. saya membukakan pintu.

“Eh .. Mas. Masuk Mas,” sapaku ramah. Saya baru selesai mandi sehingga tanpa make up dengan rambut yang masih basah tergerai sebahu. Saya mengenakan daster batik mini warna hijau tua dengan belahan dada rendah, tanpa lengan yang memeperlihatkan pundak & lengan yang putih & sangat mulus.

“… suamimu mana Fella?”
“Wah ke luar kota Mas.”
“Tumben Fella ia tugas luar kota. Kapan pulang?”

cerita mesum selingkuhan, cerita sex selingkuh rumah tangga, cerita dewasa istri selingkuh, cerita ngentot suami tetangga, cerita seks panas rumah tangga, istri selingkuh, istri hypersex, puas ngentot dengan tetangga, cerita hot terlengkap perselingkuhan

“Iya Mas, kebetulan ada acara promosi, jadi ia harus ikut, sampai Minggu baru pulang. Mas Datuk ada perlu ama suamiku?”

“Enggak kok, cuman pengin ngajak catur aja. Lagi kesepian nih, Reza ama Aria nginep dirumah ibunya.”

“Wah kalo cuman main catur ama Fella aja Mas.”

“Emang Fella bisa catur?”

“Eit jangan menghina Mas, biar Fella wanita belum tentu kalah lho ama Mas.” kata ku sambil tersenyum.

“Ya bolehlah, Saya pengin menjajal Fella,” katanya dengan nada agak nakal.Aku hanya tersenyum menjawab godaan itu. Saya membuka pintu lebih lebar & mempersilahkan ia duduk di kursi tamu.

“Sebentar ya Mas, Fella ambil minuman. Mas susun dulu caturnya.”

Saya melenggang ke ruang tengah. Pas Saya melangkah sambil membawa baki yang berisi 2 cangkir teh & sepiring kacang goreng kegemarannya & suamiku jika lagi main catur, ia sedang menyusun biji2 catur dipapannya.

Saya membungkuk meletakkan baki di meja, mau tak mau belahan dada dasterku terbuka & menyingkap dua bukit payudaraku yang putih & sangat padat. Saya tak memakai bra. Kemudian Saya duduk di kursi sofa di seberang meja.

Fella kan putih, ya jalan duluan dong,” jawabnya. Beberapa ketika kami mulai asik menggerakkan buah catur. Saya membuktikan bahwa Saya cukup menguasai permaian ini. Beberapa kali langkah ku membuat ia harus berpikir keras. Tetapi Saya pun kerepotan dengan langkahnya. Beberapa kali Saya harus memutar otak.

cerita mesum selingkuhan, cerita sex selingkuh rumah tangga, cerita dewasa istri selingkuh, cerita ngentot suami tetangga, cerita seks panas rumah tangga, istri selingkuh, istri hypersex, puas ngentot dengan tetangga, cerita hot terlengkap perselingkuhan

Kadang2 Saya membungkuk di atas meja yang rendah itu dengan kedua tanganku bertumpu di pinggir meja. Posisi ini tentu saja membuat belahan dasterku terbuka lebar & kedua payudaraku yang aduhai itu menjadi santapan empuk kedua matanya.

Satu dua kali dalam posisi seperti itu Saya mengerling kepadanya & memergoki ia sedang menikmati payudaraku. Saya membiarkan matanya menjelajahi payudaraku sehingga Saya sama sekali tak mencoba menutup daster dengan tanganku.

“Cckk cckk cckk Fella memang hebat, Saya ngaku kalah deh.”

“Ah dasar Mas aja yang ngalah nggak serius mainnya. Konsentrasi dong Mas,” jawab ku sambil tersenyum menggoda.

“Ayo main lagi, Fella belum puas nih.” kataku rada genit.

Kami main lagi, permainan berjalan lebih seru, sehingga suatu ketika ketika sedang berpikir, tanpa sengaja tanganku menjatuhkan biji catur yang sudah “mati” ke lantai. Dengan mata masih menatap papan catur Saya mencoba mengambil biji catur tsb dari lantai dengan tangan kananku. Rupanya ia juga melakukan hal yang sama, sehingga tanpa sengaja tangan kami saling bersenggolan di lantai.

Entah siapa yang memulainya, tetapi kami saling meremas lembut jari tangan di sisi meja sambil masih duduk di kursi masing2. Saya melihat ke arah nya. ia masih dalam posisi duduk membungkuk . Jari tangan kirinya masih terus meremas jari tangan kananku. ia menjulurkan kepalaku & mencium dahi ku dengan sangat mesra.

Saya sedikit terperanjat dengan langkahnya, tetapi hanya sepersekian detik saja. Saya melenguh pelan, “oooohhh …”Dia tak menyia-nyiakan kesempatan ini. ia mengkulum lembut bibir ku sambil tangan kanannya melingkar di belakang leherku. Saya menyambutnya dengan mengulum balik bibirnya. Kami saling berciuman dengan posisi duduk berseberangan dibatasi oleh meja.

cerita mesum selingkuhan, cerita sex selingkuh rumah tangga, cerita dewasa istri selingkuh, cerita ngentot suami tetangga, cerita seks panas rumah tangga, istri selingkuh, istri hypersex, puas ngentot dengan tetangga, cerita hot terlengkap perselingkuhan

Kuluman bibirnya ke bibirku berubah menjadi lumatan. Bibirku disedot pelan, & lidahnya mulai menyeberang ke mulutku. Saya pun menyambutnya dengan permainan lidahku.

Merasa tak nyaman dalam posisi ini, ia lepaskan ciumannya. ia bangkit berdiri, berjalan mengitari meja & duduk di sisi kiri ku. Belum sedetik ia duduk Saya sudah memeluknya & bibirnya kembali melumat kedua bibirku. Lidahnya terus menjelajah seluruh isi mulutku sepanjang yang bisa ia lakukan.

Saya pun tak mau kalah bereaksi. Harus Saya akui bahwa Saya belum pernah berciuman begini hot, bahkan dengan suamiku sekalipun. ia menciumi sisi kiri leher ku yang putih jenjang. Rintih kegelian yang keluar dari mulut ku & bau sabun yang harum semakin memompa semangatnya.

Ciumannyabergeser ke belakang telinga ku, sambil sesekali menggigit lembut cupingnya. Saya semakin menggelinjang penuh kegelian bercampur kenikmatan.

“Aaahhhh … aaaahhhhh,” Saya merintih pelan. ia merangkul leherku dengan lengan kanannya. Tangan kanannya mulai menelusup di balik dasterku & merayap pelan menuju puncak payudara ku yang sebelah kanan. Payudaraku memang sangat padat.

Bentuknya sempurna, ukurannya cukup besar karena tangannya tak mampu mengangkup seluruhnya. Jari2nya mulai menari di sekitar pentil ku yang sudah tegak menantang. Dengan ibu jari & telunjuknya ia memelintir lembut pentilku yang mungil itu.

Saya kembali menggelinjang kegelian. Saya menolehkan wajah ke kiri dengan mata yang masih terpejam. ia melumat bibirku. Kami kembali berciuman dengan panasnya sambil tangannya terus bergerilya di payudara kananku.

Ciumannya semakin ganas & sesekali menggigit lembut bibirku.

Tangan kirinya digerakkan ke paha kiri ku yang mulus. Lambat namun pasti, usapan tangan diarahkannya semakin keatas mendekati pangkal pahaku. Ketika jarinya mulai menyentuh cd ku di sekitar memekku , ia menghentikan gerakanku.

Tangan kirinya kembali diturunkan, ia mengusap lembut pahaku mulai dari atas lutut. Gerakan ini diulang beberapa kali sambil tangan kanannya masih memelintir pentil kanan ku & mulut kami masih saling berpagutan.

Ciumannya semakin mengganas. ia pun mulai meraba memekku yang masih terbalut cd itu. memekku berdenyut lembut . Dengan jari tengah tangan kirinya, ia menekan pelan tepat di tengah memekku . Denyutan itu semakin terasa.

“Aaahh … Mas… aahhh .. iya .. iya,” Saya melenguh sambil sedikit meronta & kedua tanganku menyingkap daster miniku serta menurunkan cdku sampai ke lutut. Serta merta matanya bisa menatap leluasa memekku .

Bukitnya menyembul indah, rambut kemaluanku cukup lebat. Di antara kedua gundukan memekku itu terlihat celah sempit yang kentara sekali berwarna merah kecoklatan. Kemudian jari2 tangan kirinya mulai membelai semak2 yang terasa sangat lembut itu. Saya bereaksi terhadap belaiannya dengan menciumi leher & telinga kanannya. Saya semakin erat memeluknya.

Tangan kanannya dari tadi tak berhenti meremas2 payudara ku yang sangat berisi itu. Jari2nya mulai mengusap lembut memekku yang sangat halus itu. Perlahan ia menyisipkan jari tengah kirinya di celah memekku .

Saya rasakan sedikit lembab & agak berlendir. ia menyusup lebih dalam lagi sampai ia menemukan it ilku yang sangat mungil . Dengan gerakan memutar lembut ia mengusap it ilku.

“Ahhhh … iya … Mas .. ahhhh .. ahhhh.” Jari tengahnya ditekan sedikit lebih kuat ke it ilku, sambil digosokkan naik turun. Saya meresponsnya dengan membuka lebar kedua pahaku, namun gerakanku terhalang cd yang masih bertengger di kedua lututku.

Sejenak ia menghentikan gosokan jarinya,gairahsex.com ia menggunakan tangan kirinya untuk menurunkan cdku. Saya membantu dengan mengangkat kaki kiriku hingga cdku terlepas & hanya menggantung di lutut kanan ku.

Gerakan ku sudah tak terhalang lagi. Dengan leluasa Saya membuka lebar kedua pahaku. Jarinya sekarang leluasa menjelajah seluruh memekku yang sudah sangat licin berlendir itu. ia menggosok2 it il ku dengan lebih kuat sambil sesekali mengusap ujung memekku & digesek keatas kearah it ilku. Saya menggelinjang semakin hebat.

“Aaaaaahhhhh …. Mas .. Mas ….. ahhhhh .. terus … ahhhhh,” pintaku sambil merintih. Intensitas gosokannya semakin ia tingkatkan. ia mulai mengorek bagian luar lubang memekku . “Iya … ahhh … iya .. Mas …”

Aku hanya tergolek bersandar di sofa yang empuk itu. Kepalaku terdongak kebelakang, mataku tertutup rapat. Mulutku terbuka lebar sambil tak henti mengeluarkan erangan penuh kenikmatan. Tanganku terkulai lemas tak lagi memeluknya.

Tangan kanannya pun sudah berhenti bekerja karena merangkul Saya dengan erat agar Saya tak melorot ke bawah. Daster ku sudah terbuka sampai keperut, menyingkap kulit yang sangat putih mulus tak bercacat. Cdku masih menggantung di lutut kananku.

Pahaku mengangkang maksimal. Jarinya masih menari-nari di seluruh bagian luar memekku . ia sengaja belum menyentuh bagian dalam memekku . Saya sekarang menggeleng2 kepala ke kiri kanan dengan liar. Rambut basahku yang sudah mulai kering tergerai acak2an.

“Mas … Mas …. ahhhhh …. enak …. ahhhh nggak tahaaann .. ahhhh.” Saya sudah hampir mencapai puncak kenikmatan birahiku. Dengan lembut ia mulai menusukkan jari tengahnya ke dalam memekku yang sudah sangat basah itu. ia menyorongkan sampai seluruh jarinya tertelan memekku yang cukup sempit itu.

Dia tarik perlahan sambil sedikit dibengkokkan keatas sehingga ujung jarinya menggesek lembut dinding atas memekku . Gerakan ini dilakukannya berulang kali, masuk lurus keluar bengkok, masuk lurus keluar bengkok, begitu seterusnya.

Tak sampai 10 kali gerakan ini, tubuhku menjadi kaku, kedua tanganku mencengkeram erat pinggiran sofa. Kepalaku semakin mendongak kebelakang. Mulutku terbuka lebar. Gerakannya dipercepat & ditekan lebih dalam lagi.

“Aaaaaahhhhhhhhhh.” Saya melenguh dalam satu tarikan nafas yang panjang. Tubuhku sedikit menggigil. Saya bisa merasakan jari tangannya makin terjepit kontraksi otot memekku , & bersamaan dengan itu cairan no noktku menyiram jarinya. Saya telah nyampe. ia tak menghentikan gerakan jarinya, hanya sedikit mengurangi kecepatannya.

Tubuh ku masih menggigil & menegang. Mulutku terbuka tetapi tak ada suara yang keluar sepatahpun, hanya hembusan nafas kuat & pendek2 yang keluar lewat mulutku. Kondisi demikian berlangsung selama beberapa saat. Kemudian tubuh ku berangsur melemas, ia pun memperlambat gerakan jarinya sampai akhirnya dengan sangat perlahan ia cabut dari memekku .

Mata ku masih terpejam rapat, bibirku masih sedikit ternganga. dengan lembut & pelan ia mendekatkan bibirnya ke mulut ku. ia mencium mesra bibirku yang sensual itu. Akupun menyambut dengan tak kalah mesranya. Kami berciuman bak sepasang kekasih yang saling jatuh cinta.

Agak berbeda dengan ciuman yang menggelora seperti sebelumnya. “Nikmat Fella?” dengan lembut ia berbisik di telinga ku.

“Mas … ah … Fella belum pernah merasakan kenikmatan seperti tadi ..sungguh Mas. Mas sangat pinter … Makasih Mas … Reza sungguh beruntung punya suami Mas.”

“Aku yang beruntung Fella, bisa memberi kepuasan kepada wanita secantik & semulus kamu.” “Ah Mas bisa aja … Fella jadi malu.”

Akhirnya Saya sadar akan kondisiku ketika itu. Dasterku awut2an, pahaku masih terbuka lebar, & cdku tersangkut di lututku. Saya segera duduk tegak, menurunkan dasterku sehingga menutup pangkal pahaku. Akhirnya Saya bangkit berdiri.

“Fella mau cuci dulu Mas.”

“Aku ikut dong Fella, ntar Saya cuciin,” ia menggodaku.

“Ihhh Mas genit.” Sambil berkata demikian Saya menggamit tangannya & menariknya ke kamarku. Sampai di kamarku ia berkata:

“Aku copot pakaianku dulu ya Fella, biar nggak basah.” Saya tak berkata apa2 tetetapi mendekatinya & membantu melepas kancing celananya semantara ia melepaskan kaosnya. ia kemudian melepaskan juga celananya & hanya memakai cd saja. Saya melirik ke arah cdnya. Tampaknya penisnya yang besar & panjang (dibandingkan dengan penis suamiku yang kecil) sudah menegang.

Dia maju selangkah & mengangkat ujung bawah dasterku sampai keatas & Saya mengangkat kedua tangannya sehingga dasternya mudah terlepas. ia tampak mengagumi tubuhku. Payudara yang dari tadi hanya diraba sekarang terpampang dengan jelas di hadapannya.

Bentuknya bundar kencang, cukup besar, tetapi masih proporsional dengan ukuran tubuh ku yang sexy itu. Pentilku sangat kecil bila dibanding ukuran bukit payudaraku. Warna pentilku coklat agak tua, sungguh kontras dengan warna kulit ku yang begitu putih.

Perut ku sungguh kecil & rata, tak tampak sedikitpun timbunan lemak disana. Pinggulku sungguh indah & pantatku sangat sexy, padat & sangat mulus. Pahaku sangat mulus & padat, betisku tak terlampau besar & pergelangan kakiku sangat kecil.

“Mas curang … Fella udah telanjang tetapi Mas belum buka cdnya.” Tanpa menunggu reaksinya, Saya maju selangkah, agak membungkuk & memelorotkan cdnya. ia membantu dengan melangkah keluar dari cdnya. penisnya yang sedari tadi sudah berdiri tegak langsung menyentak. Besar & panjang, mengangguk2 saking kerasnya.

Kami berdua berdiri berhadapan sambil bertelanjang bulat saling memandangi. Tak tahan melihat tubuh molek ku, ia maju langung memeluk tubuhku erat. Kulit tubuhku langsung bersentuhan dengan kulit tubuh nya tanpa sehelai benangpun yang menghalangi.

Cerita Mesum Perselingkuhan :

“Kamu cantik & seksi sekali Fella.”

“Ah Mas ngeledek aja.” “Bener kok Fella.”

Sambil berkata demikian ia merangkul Saya lalu masuk ke kamar mandi. ia menyemprotkan sedikit air dengan shower ke memekku yang masih berlendir itu. Kemudian ia memeluk ku dari belakang & menyabuni seluruh permukaan memekku dengan lembut. Saya suka dengan apa yang ia lakukan, Saya merapatkan punggungku ke tubuhnya sehingga penisnya menempel rapat ke pantatku.

Dengan gerakan lambat & teratur ia menggosok selangkangan ku dengan sabun. Saya mengimbanginya dengan mengggerakkan pinggulku seirama dengan gerakannya. Akhirnya selesai juga ia membantu ku mencuci selangkanganku & mengeringkan diri dengan handuk.

Sambil saling rangkul kami kembali ke kamar & berbaring bersisian di tempat tidur. Kami saling berpelukan & berciuman penuh kemesraan. ia meraba seluruh permukaan tubuh mulus ku, Saya pun beraksi mengelus penisnya yang semakin menegang itu. Saya ditelentangkan, kemudian ia melorot mendekati kakiku. ia mulai menciumi betisku, perlahan keatas ke pahalu yang mulus. Selesai Cerita Dewasa Selingkuhan Rumah Tangga