Baru Pacaran Ngajak ML | Tempat Cerita Sex
Home » Kisah Mahasiswi » Baru Pacaran Ngajak ML

Baru Pacaran Ngajak ML

VIMAX Vimax

Cerita Dewasa Terupdate mahasiwa – Nama saya tiyo, saya baru saja masuk ke salah satu universitas di bandung, sifatku yang malu malu menjadikan saya susah untuk bergaul apalagi dengan lawan jenis, tapi dari situlah saya mendapat pengalaman yang mengesankan, ceritanya begini bermula dari saat liburan semester, 2 minggu lamanya di kasih waktu liburan dari situ saya berkunjung ke teman teman lamaku , salah satunya adalah Meti.

Kisah Dewasa = Cerita Sex Terbaru

Teman lamaku Meti yang sudah sejak SMU tidak pernah bertemu. Kalau kuhitung-hitung sudah sekitar satu tahun saya tidak bertemu ia. Sejak saya pertama kali bertemu ia saya langsung jatuh cinta.

Aku melihat Meti sebagai sosok perempuan yang paling sempurna, [The Angel From Heaven!], rambut hitam yang sepanjang bahu, wajah super cantik, body bagaikan supermodel, payudara yang indah meskipun hanya dapat dilihat dari luar seragam sekolah, & bokong yang membuat mata cowok manapun mengikutinya kemana pun ia pergi.

Cerita Sex Baru Pacaran Ngajak ML

cerita sex terupdate mahasiswa, mahasiswa baru kentu, mahasiswa dewasa, ngentot teman lama, mesum bareng sahabat lama, mahasiswa latihan ML, cerita panas terbaru untuk mahasiswa

Betapa inginnya saya menjadi bra atau celana dalam yang selalu dipakainya, jadi kursi yang selalu didudukinya, jadi tempat tidur yang selalu ditidurinya, atau jadi sabun yang selalu menjelajahi tubuhnya. saya selalu membayangkan bagaimana seandainya Meti menjadi pacarku.

Waktu itu kelas dua SMU. ia kelas 2-4 & saya kelas 2-3. saya mendekati ia dengan cara menjadi temannya yang paling baik. saya tidak berani mengutarakan perasaanku kepada dia, akibatnya ia tergaet oleh orang lain. Hasil yang saya terima adalah saya hanya dianggap sebagai temannya.

Setelah tamat SMU kerinduanku makin memuncak, saya memikirkannya tiap saya mau tidur, mau makan, mau mandi, mau gosok gigi, mau berangkat ke kampus, mau nonton VCD porno, mau masturbasi, tiap mau melakukan apapun. [Even we’re apart, you will always in my heart, Meti]. Maka dari itu saya memberanikan diri untuk mengunjungi ia mumpung masih liburan. Untuk memastikan ia ada di rumah, saya meneleponnya.

“Halo, dapat bicara dengan Meti?” tanyaku menyapa.

“Iya, ini Meti sendiri, ini siapa ya?” balasnya.

“Hei Met, gimana kabar lo? masih inget aku ngga?” kataku bersikap sok tenang.

“Hmm.. siapa ya? ini Evan ya? jangan iseng dech, aku tau ini kamu kan?” katanya menebak.

“Evan siapa.. ngaco ah.. ini aku Tiyo..”

“Tiyo? hei.. pa kabar juga? aku baik2 aja.. udah berapa lama sich? setahun ada kali ya..”

“Iya.. eh Met gimana kabar lo ma si.. itu tuch..”

 

cerita sex terupdate mahasiswa, mahasiswa baru kentu, mahasiswa dewasa, ngentot teman lama, mesum bareng sahabat lama, mahasiswa latihan ML, cerita panas terbaru untuk mahasiswa

“Sama sapa?”

“Itu lho.. si Arifin.. hi.. hi..”

“..”

“Halo Met.. saya salah ngomong ya..? haloo..”

“.. ngga.. kok.. gue..” katanya sambil menangis.

“.. Meti ga perlu ceritain kok kalo Meti rasa itu bikin sakit..” kataku berusaha menenangkannya.

“.. Tiyo.. bisa.. ga.. dateng.. ke.. rumah.. Meti..?” lanjutnya.

“Tiyo pasti kesana.. Meti tunggu aja ya.. Tiyo pasti datang..” jawabku.

“.. cepet ya.. please..” katanya masih menangis.

Saya langsung pergi ke rumahnya begitu telepon ku tutup. Selama perjalanan saya mulai berpikir apa Metia baik-baik saja.. saya berharap ia tidak melakukan sesuatu yang ceroboh. Kira-kira 30 menit kemudian saya tiba di rumahnya. saya lihat ia sudah menungguku di pintu depan. saya parkir mobilku di tepat di depan rumahnya.

Saya langsung berjalan kearahnya dimana kulihat cewek yang sangat kusayangi meneteskan airmatanya. Belum sempat ku tanya alasan mengapa ia menangis, dengan tiba-tiba ia menarik tanganku & membawaku ke dalam rumah. Kami kemudian duduk di sofa & ia mulai menceritakan masalahnya.

tapi beberapa menit kemudian tanpa sadar saya melingkarkan tanganku di bahunya, namun anehnya ia tidak merasa canggung ataupun risih, malah ia menyandarkan kepalanya ke bahuku.

Aku pun tiba-tiba mengatakan sesuatu yang tidak pernah berani saya katakan kepadanya.

“Meti, dari dahulu ada hal yang saya pengen bilang ke kamu..”

 

cerita sex terupdate mahasiswa, mahasiswa baru kentu, mahasiswa dewasa, ngentot teman lama, mesum bareng sahabat lama, mahasiswa latihan ML, cerita panas terbaru untuk mahasiswa

“Tiyo bener-bener sayang sama Meti.. Tiyo selalu memikirkan Meti..”

“Dari pertama kali kita kenalan, Tiyo sudah suka ma Meti..”

“Dan sekara..”

Belum selesai saya mengatakannya Meti tiba-tiba menutup mulutku dengan tangannya. ia kemudian mencium bibirku dengan lembut sekali, saya pun tanpa pikir panjang, kubalas ciumannya penuh cinta. Beberapa saat kami berciuman, kemudian Meti mengatakan hal yang paling indah yang pernah saya dengar.

“Tiyo.. sebenernya Meti juga suka sama kamu”

“.. dari dahulu saya berharap kalo kamu itu yang mengajak Meti nonton, makan..”

“.. Meti selalu berharap Tiyo suatu saat bakal ngajak Meti..”

“I love U..”

Langsung saja kucium bibir hangatnya dengan mesra. Kami berciuman cukup lama sampai akhirnya Meti mengajakku ke kamarnya. Tujuannya sudah jelas, tempat tidur empuk yang masih tertata rapi. Ciuman kami terus berlanjut dimana kami sedikit demi sedikit saling melepaskan pakaian kami, kuangkat dasternya sambil ku meremas bokongnya yang sangat kenyal, “Gila.. empuk banget pantatnya..” kataku dalam hati melanjutkan meraba & meremas bokong terseksi milik Meti.

Aku dahulu hanya dapat melihat, kini saya dapat menikmatinya. saya tahu masih banyak lagi yang lebih hebat dari cewek ini. Suara hatiku berkata “Dia cinta pertamamu, & kini kamu memilikinya..”.
Tanganku melanjutkan perjalanannya keatas, disana ia menemukan dua buah gundukan, dengan lembut ku remas & perlahan kulepaskan dari penutupnya yang telah mengurungnya selama ini.

Ternyata buah dada Meti tampak sangat indah jika dilihat langsung. Bundar penuh & putingnya berwarna coklat kemerah-merahan.

Ukurannya pun benar-benar menakjubkan. Tepat dalam telapak tanganku. Penisku pun menjadi amat tegang. saya merabanya dari bawah & kemudian naik keatas dimana ku menemukan puting susu yang sudah mulai mengeras. Meti pun bersuara saat saya menjilatinya.

“Mmmmppphhhhhh.. nikmat.. Tiyo.. terus.. ss..” desah Meti,

Aku pun menuntunnya ke tempat tidur. Kami sudah seperti pasangan suami istri pada saat malam pengantin. Meti duduk di tepi tempat tidur sedangkan saya masih berdiri. Meti sudah tidak memakai bra tapi masih mengenakan celana dlm, kami saling bertatapan sejenak..

“Tiyo.. Meti mau melakukannya sama kamu.. Meti melakukannya untuk kamu..”

Meti pun kemudian melepaskan celana dlmku, dimana disana tersimpan milikku yang sangat berharga. Perlahan ia meraih penisku yang sudah teramat tegang & menghisapnya.

“Ouuuhhhhh.. Meti..”, saya merasakan kenikmatan hebat.

Aku balas perlakuannya dengan meraba buah dadanya yang juga semakin tegang.

“Ahh.. Tiyo.. terusin.. ahh..” lalu saya membuka celana dalam Meti yang sudah agak basah.

Aku dapat melihat meqi yang di tumbuhi sedikit bulu, rupanya ia rajin mencukurnya. Langsung saja kuraba seluruh bagiannya berharap menemukan tempat yang paling sensitif.

“Aah.. teruss.. Tiyo.. ohh..” Meti mendesah, mendengarnya saya makin bersemangat.

Aku kemudian membawa Meti ke tengah tempat tidur seraya mencium & menjilati bagian tubuhnya yang paling intim itu.

“Aahh.. aku.. mo.. keluarr.. ohh.. sshh..” Meti mengerang & menjambak rambutku, Meti orgasme saat itu, cairan kenikmatannya banyak sekali yang keluar.

Aku menciumnya bibirnya & terus meremas-remas buah dadanya, lalu kulumat puting susunya seperti anak kecil mengemut permen kesukaannya.

“Ahh.. sshh.. aahh.. sshh..” Meti mengerang tak karuan.

Penisku yang sudah agak melemas kembali tegang saat Meti mengulumnya sebagai balas budi.

“Ohh.. Meti.. you.. are.the.. best.” kenikmatanku memuncak saat saya merasa saya akan orgasme.

“Ahh.. sshh.. Metii..” creett.. creett.. creett.. saya menyemprotkan maniku kedalam mulut Meti, & ia pun menelannya.

Kami berada dalam kondisi sangat bergairah. saya tetap menggeraygi tubuh Meti supaya ia terus merasa “Panas”, beberapa saat kemudian penisku yang sudah kembali tegang & tampaknya sudah siap mencelupkan diri kedalam kolam kenikmatan.

Dalam posisi Meti terlentang & saya diatasnya, saya menuntun penisku [14x3cm] ke arah lubang surga milik Meti. Perlahan saya dorong penuh percaya diri, terlihat wajah Meti agak menahan sakit.

“Ahh.. pelan-pelan.. sayang.. ohh..”.

Aku dorong lebih dalam lagi meskipun agak sempit, “oh God.. gila.. memeknya ngejepit penis aku kenceng banget!” kataku dalam hati. saya berpikir “jangan-jangan Meti masih perawan”. Kemudian penisku seperti tertahan sesuatu, kupaksa masuk.

“ahh..!” pekik Meti, kurasa saya menembus selaput daranya, ternyata benar Meti masih perawan. Lalu perlahan kuayun pinggulku.

“Oh.. sshh.. aah.. ohh.. hmm..”, kami saling mendesah menikmati tiap gesekan, meqi Meti benar-benar rapat, & ototnya terus memijat penisku tanpa ampun.

“Ohh.. sshh.. ahh.. sshh.. ohh..” & kemudian tanpa mencabut penisku, saya mengganti posisi, saya dibawah, & kini giliran Meti yang bergerak.

“Ohh.. ah.. ssh.. Tiyo.. enaakk.. terus.. ss” gerakan Meti saya imbangi, saya meremas buah dada Meti & sekali-sekali saya mengangkat tubuhku untuk menghisap & menjilati puting susunya.

Tiba-tiba tubuh Meti kejang, “Aah.. aku.. mauu.. keluarr.. ohh..”

Aku merasakan semprotan cairan meqi Meti membasahi kepala penisku, terasa hangat & nikmat. Kami dalam posisi ini agak lama, dimana variasi hanya dalam bentuk ciuman, hisapan puting susu. Kemudian saya merasakan adanya desakan di pangkal penisku, saya lalu menggerakkan pinggulku naik turun, dibantu Meti yang juga bergerak naik turun.

“Ohh.. sshh.. ohh.. SSHH..” saya merasa akan orgasme, saya lalu mempercepat gerakanku, tiba-tiba tubuh Meti kembali mengejang, namun kali ini lebih kuat, & meqinya pun menjadi lebih sempit, otot-ototnya memijat lebih hebat.

“OOHH.. Meti.. mau.. kkee.. ke.. AAHH..” Meti mencengkeram bahuku keras sekali.

“OOHH.. AHH.. Tiyon.. ga.. kuat..” saya langsung menancapkan penisku sampai habis, kupeluk cintaku seerat-eratnya dan..

“Creett.. Creett.. Creett” saya & Meti orgasme bersama, bersama mencapai kenikmatan.

Aku memeluk Meti seperti tak akan kulepaskan, ia cintaku yang pertama, cinta pertamaku yang hebat, cinta pertamaku yang nikmat. Kami sudah menjadi sepasang kekasih. saya sadar Meti telah memberikan mahkotanya kepadaku.

“Baby you’re all that i want, and you’re lying here in my arms”

“I love u so much Meti” kataku lembut seraya mencium bibirnya yang basah namun lembut.

Kisah Dewasa Mahasiswi Ngentot :

Ini pertama kali Meti bercinta, ia pertama kali bercinta denganku, saya bercinta dengan cinta pertamaku. saya mengalami hal yang terindah dalam hidupku.

Kami masih dalam keadaan telanjang, duduk berhadapan, Meti kupangku diatas pahaku, kami tidak berbicara sepatah kata pun, kami hanya saling memandang, saling tersenyum, sesekali kucium bibirnya, kubelai rambutnya, & kuhapus airmata bahagianya yang mengalir menuruni pipinya.

“Meti.. saya sangat mencintai kamu sepenuh hati Tiyo, kamu adalah hal terindah yang pernah terjadi untukku, Tiyo ngga bakal ninggalin Meti, Tiyo akan selalu ada untuk Meti..” kemudian kuberikan ciuman terhangat & termanis untuk Meti-ku.

Aku akhirnya mendapatkan cintaku, cinta pertamaku.

Sampai saat ini saya berpacaran dengan Meti, kami bercinta kapan saja kami mau, baik itu di rumah Meti ataupun di rumahku. Kami selalu ingin merasakan kenikmatan dunia itu berulang kali. sekian dari cerita sex terupdate.

One comment

  1. buat tante/cewek yg butuh temen ngobrol
    chatsex dll 5FF0CAA3
    no homo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*