Marpuah Pembantu Yang Menggairahkan | Tempat Cerita Sex
BandarQ online
Home » Kisah PRT » Marpuah Pembantu Yang Menggairahkan

Marpuah Pembantu Yang Menggairahkan

VIMAX Vimax

Cerita Mesum Pembantu Muda yang Membikin Nafsu Sex – Bulan agustus kemarin rumah kami mendapati ada pembantu baru bernama marpuah, dia masih imut lugu dan kecil karena umurnya juga masih 13 tahun tapi wajahnya manis berkulit putih, saya tanya tanya kenapa datang ke Jakarta, dia bercerita kalau dia melarikan diri dair rumah karena hendak amau di jodohkan dengan sesorang yang sudah beristri.

Setelah perbincangan kami akhirnya saya dan istriku memeutuskan untuk menerima dia sebagai pembantu di rumah kami, pekan pertama Marpuah sangat rajin karena dia masih muda juga dia cekatan dalam bekerja dia juga sering memakai pakaian kaos saja atau daster kadang saya yang melihat sedang memakai daster sering terlihat benjolan toketnya yang tercetak di dasternya.

Kisah Sex Terlengkap : Marpuah Pembantu Yang Menggairahkan

pembantu nakal, ngentot pembantu, mesum pembantu

Saya sangat bernafsu sekali melihat Marpuah dalam keadaan seperti itu, terutama bila dia mencuci pakaian, & kaos yang dipakainya tersiram air sehingga basah.

Kontolku seketika menegang dengan keras, ingin rasanya seketika memeluk & meremas-remas tubuhnya yang bagus itu.

Adakalanya saya dengan halus berusaha menyenggol pinggulnya bila berpapasan seakan-akan tak sengaja, Marpuah biasanya diam & senyum-senyum saja. Saya terus berusaha mencari akal untuk bagaimana caranya bisa menikmati & menggeluti tubuh Marpuah yang ranum itu. Sampai satu hari, saya menemukan persediaan obat-obatan di lemari & di situ terdapat sejumlah obat tidur.

Saya melirik ke arah jam dinding, sudah tengah malam. Saya melirik lagi ke arah istriku, yang terbaring dengan lelap di sisiku. dia telah tertidur sekitar setengah jam yang lalu, & saya memang menunggu ketika ini untuk meyakinkan bahwa tidurnya benar-benar lelap .

Ketika saya telah yakin benar bahwa isteriku telah tidur lelap , sebab saya tahu persis jika dia sudah tidur, akan sangat susah sekali untuk membangunkannya, apalagi ditambah minum air teh yang dibubuhi obat tidur.

cerita nakal pembantu, cerita pembantu muda, cerita pembantu rumah tangga, cerita pembantu dientot,

Saya cepat-cepat bangun dari tempat tidur & seketika berjalan ke arah kamar mandi. Saya mengambil sehelai handuk kecil serta membasahinya dengan air hangat serta kemudian keluar dari situ dengan tak lupa mengambil handuk, tak lupa sayapun membuka semua pakaianku sehingga saya telanjang bulat.

Saya berjalan seketika ke kamar Marpuah, tempat di mana dia tidur & ketika ini dia tidur dengan pulas sekali, saya tahu demikian sebab iapun meminum segelas air teh bercampur obat tidur sebagaimana isteriku.

Pelan-pelan saya membuka pintu kamarnya & setelah matsaya terbiasa dengan cahaya kamar Marpuah, saya dapat melihat badannya yang terbaring di dipan.

Saya berdiri memperhatikannya, bibirnya yang manis mengeluarkan napas dalam tidurnya yang lelap . Benar-benar gadis 12 tahun yang menggairahkan.

Saya menaruh handuk kecil & handuk besar di kaki tempat tidur, kemudian saya menyentuh pipinya, Marpuah tak bereaksi sedikitpun terhadap sentuhan itu, saya mengulum bibirnya serta meremas dengan pelan kedua buah toketnya bergantian. Ooh, kulitnya halus sekali, sungguh nikmat meremas toket Marpuah ini. Celana dalamnya kulepaskan perlahan.

Marpuah bergerak untuk berbalik, tapi saya menahannya pada pinggulnya yang bulat. Kemudian saya membuka kedua belah pahanya yang mulus & mencium memeknya yang kecil, ooh.., nikmat sekali.

Adakalanya kusapukan lidahku pada clitorisnya, kemudian clitorisnya kukulum-kulum dengan bibir & memainkan lidahku untuk menjilat-jilatnya, pinggul Marpuah bergelinjang & kakinya secara refleks menjepit kepalaku.

Pelan-pelan saya mengangkat kedua belah kakinya sehingga kedua kaki Marpuah terlipat & kedua lututnya menempel pada toketnya yang ranum & kedua telapaknya bertumpu pada pantatnya yang bulat. Dengan perlahan saya mulai menindih Marpuah & menahan agar dia jangan bergerak sehingga posisinya berubah.

cerita pembantu ganjen, cerita pembantu sange

Kontolku yang sudah sangat tegang seketika kuarahkan ke memek kecilnya yang sudah menanti. Benar-benar gerakan yang susah sekali mengingat Marpuah tetap tertidur & tak memberikan gerakan bantuan kepadaku.

Saya menekan ujung kontol yang sudah benar-benar keras ke arah kedua belah bibir memek Marpuah & menggosok-gosokan terus berulang-ulang sehingga cairan mulai membasahi memeknya. Saya mengisap-isap toketnya yang ranum & tetap menggosok-gosokan ujung kontolku ke memeknya untuk mempersiapkan memek Marpuah menyambut kontolku yang besar ini.

Saya menekan kontolku pelan-pelan sehingga sepertiga dari kontolku mulai amblas ke dalam memek Marpuah yang sempit. Saya berhenti sebentar untuk merasakan kehangatan, licinnya cairan & cengkeraman liang memek Marpuah pada kontolku nikmat sekali. Saya menekan terus ke dalam liang memeknya.., aduuh.., hangatnya.., nikmat.

Setelah kontolku masuk setengahnya ke dalam memek Marpuah, baru kusadari bahwa memek Marpuah ini sangat sempit sekali. sungguh ketat otot-otot memeknya mencengkeram kontolku, saya menekan lagi dengan keras sampai kontolku terbenam seluruhnya ke dalam liang memek Marpuah sambil menahan nikmat yang dihasilkan oleh memeknya yang mulai berdenyut-denyut meremas kontolku.

Saya benar-benar tak dapat menahan kenikmatan yang begitu nikmat akibat denyutan & remasan memek Marpuah ini, saya seketika menarik kontolku dengan cepat sehingga tinggal kepala kontolku saja di dalam memeknya kemudian secara cepat & keras kubenamkan lagi, begitu berulang-ulang secara perlahan-lahan, saya merasakan bahwa otot-otot memek Marpuah mengejang & memberi cengkeraman yang keras kepada kontolku yang besar.

Setelah beberapa ketika saya diam untuk menikmati kenikmatan memek ini, saya mulai lagi untuk menarik & menggenjot masuk kontolku, kuulangi lagi gerakan ini berulang-ulang, masuk.., keluar.., arik..,tekan.., tarik.., tekan dalam-dalam. Saya benar-benar bernafsu sekali kepada Marpuah, apalagi ketika saya menekan & menarik, kedua toketnya berayun-ayun bagai mengikuti irama gerakanku.

Saya merasa bahwa saya sudah mau sampai puncak orgasme, biarpun saya mau keadaan ini tetap berseketika terus, tapi saya harus cepat-cepat mengakhiri ini jika tak mau tertangkap basah, biarpun Marpuah & isteriku sudah terkena pengaruh obat tidur. Bahaya ketahuan tetaplah bahaya yang besar bagiku.

Akhirnya, saya merangkul badannya yang mungil melewati kedua belah kakinya yang terlipat, saya pertemukan kedua tanganku di belakang punggung Marpuah & memeluknya erat sekali ke badanku, kemudian saya memutar pinggulku sambil tetap menekan ke arah memeknya sehingga saya bisa menanamkan kontolku sedalam-dalamnya di liang memek Marpuah sampai kontolku terasa menyentuh liang peranakannya.

Saya benar-benar tak pernah merasakan hal seperti ini, mungkin hal ini terjadi sebab perbedaan ukuran tubuh & kontolku yang besar dibanding tubuh Marpuah yang begitu mungil.

Baca Juga :

Saya menekan terus, kemudian menarik kontolku lagi & menekan lagi dengan keras & cepat, sehingga terasa tubuhnya bagaikan orang yang menggigil & cengkraman memeknya terasa semakin
memuntir batang kontolku, benar-benar nikmat & nikmat sekali, Tanpa terasa saya menggigit toketnya yang kanan dengan gigiku.

Ketika saya menekan batang kontolku dalam-dalam ke liang memeknya, sampailah saya kepuncak kenikmatan bersetubuh, kontolku mengeluarkan cairan mani yang menyemprot masuk ke dalam liang
memek Marpuah dalam-dalam.

Saya tetap menekan terus & tak melepaskan batang kontolku dari dalam memeknya sampai saya tak merasakan lagi denyutan-denyutan yang mencengkram.

Begitu saya mencabut batang kontolku, saya seketika menggosok-gosokan ke bibir memeknya yang kecil itu sebelum saya mengambil handuk basah untuk mengelapnya.

Saya seketika membersihkan badan Marpuah dengan handuk lembab untuk menghapus segala tanda-tanda persetubuhan yang terjadi & memakaikan celana dalamnya lagi serta mengatur tubuhnya dengan rapi di tempat tidur.

Tanpa membersihkan diri lagi seketika saja saya menaruhhanduk-handuk tersebut ke tempat cucian & kemudian kembali ke kamarku.

Esok pagi, saya bangun agak terlambat, isteriku sudah pergi ke kantor duluan, ketika saya ke belakang menuju kamar mandi, tampak Marpuah sedang duduk termanggu-manggu melamun di atas sebuah bangku kecil di tempat cucian.

“Ada apa, Mar.., kok pagi-pagi ngelamun siih”, sapaku.

“Aakh.., nggak.., anu Pak..”, jawabnya.

“Anu.., apanya”, kata saya lagi.

“Itu.., tadi malem Marpuah mimpi.., kok.., aneh bener”, jawabnya senyum-senyum.

Waktu melewati Marpuah, saya menengok ke arah belahan toketnya yang terlihat dari sela-sela daster kaosnya, tampak sekilas di atas toketnya yang sebelah kanan bekas gigitan yang memerah.., Waahh. Selesai kisah Dewasa Pembantu Muda dan Manis.

One comment

  1. buat tante/cewek yg butuh temen ngobrol
    chatsex dll 5FF0CAA3
    no homo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*