Bokep Dewasa Para Janda | Tempat Cerita Sex
Home » Kisah Janda » Bokep Dewasa Para Janda

Bokep Dewasa Para Janda

VIMAX Vimax

Cerita Sex JAnda Hot, Cerita Mesum Bokep Janda, Bokep Dewasa Para Janda – Kemarin sempat booming adanya batu batu yang mempesona akik, ya di suatu desa banyak para pria yang mata pencariannya mencari baru akik, aq sempat heran juga knp di desa ini banyak waleila yang menjanda usut punya usut rupanya suaminya banyak yang meninggal karena pekerjaan , para lelaki tersebut sempat menggali sebuah goa yang katanya disana ada batu yang sangat cantik.

Sampai lupa untuk memperkenalkan diriku , namaq Zulfa aq asli anak kota tapi karena tuntutan pekerjaan aq diharuskan untuk tinggal sementara di desa ini, tentunya aq mendapat kabar dari ketua RT sini kalau disini banyak janda janda yang masih oke punya.

Suatu hari setelah pulang dari mencari batu akik didekat sungai, aq bertemu seorang waleila yang sedang membawa beberapa barang, sambil menggendong seorang bayi.

Cerita Bokep Dewasa Para Janda

cerita sex janda hot, cerita mesum janda indo, cerita ngentot janda muda, cerita janda sange, cerita bokep terbaru, pemuda ngentot, janda binal, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017,

Bokep Ngentot Para Janda

“Mbak, sini aqu bantuin”,

“wah, mksih mas, maaf ya, jadi ngerepotin” Lalu aq meraih barang bawaanya.

Saat aq melihat kedepan, ternyata janda ini masih muda! Wajahnya masih cantik, dan tubuhnya cukup mempesona.

Aq yang ada disebelahnya sambil membawa barang bawaan ini terus mencuri pandang kearah belahan dada perempuan itu, tampak buah dadanya besar dan montok sekali, bajunya yang klasik itu menambah pesona benda favoritku itu.

“mm…mbak namanya siapa?”,

cerita sex janda hot, cerita mesum janda indo, cerita ngentot janda muda, cerita janda sange, cerita bokep terbaru, pemuda ngentot, janda binal, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017,

Bokep Mesum Para Janda

“Aqu Leila mas”,

“ooh, kenalin aqu Zulfa”,

“mas orang baru disini?”,

“iya, cari batu akik, mbak kok sendiri aja?”,

“iya, suami aqu udah gak ada”. Beberapa menit kmi berjalan sambil berbincang bincang, tiba tiba anaknya itu menangis, Leila lalu mencoba menenangkannya, entah knp ia tiba tiba mengeluarkan buah dada kanannya, aq sempat terkejut.

cerita sex janda hot, cerita mesum janda indo, cerita ngentot janda muda, cerita janda sange, cerita bokep terbaru, pemuda ngentot, janda binal, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017,

Bokep Sex Para Janda

Lalu tampak lah buah dada besar dengan puting coklat itu, dan si bayi segera menyusu ke ibunya, aq hanya bisa geleng geleng.

“Mbak, kok menyusui disini?”,

“udah minta nih anakku, udah biasa orang sini mah” memang didesa ini tampak tidak begitu memperhatikan bagaimana orang orang memakai pakaian ataupun menutup aurat, tentu ini juga bagus bagiku.

Beberapa menit kemudian, kmi tiba dirumah Leila,

cerita sex janda hot, cerita mesum janda indo, cerita ngentot janda muda, cerita janda sange, cerita bokep terbaru, pemuda ngentot, janda binal, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017,

Bokep Dewasa Para Janda

“masuk dulu mas”,

“iya mbak” Lalu aq masuk mengikuti Leila kedalam, ia memang masih menyusui anaknya, namun tentu aq juga mau.

“Mbak leila, udah sampai? Maaf tadi Swari gak bisa ikut” Aq terkejut lagi, kini muncul seorang perempuan lain,

“Iya swari, gapapa, untung ada mas Zulfa ini yang bantu”,

“wah, mksih mas, kenalin aqu Yuswari, adiknya mbak yuleila”. Aq bersalaman dengan perempuan itu, umurnya mungkin hanya berbeda sedikit dengan kakaknya, karena ia juga tampak secantik Yuleila, tentu dengan buah dada yang besar pula.

“Swari, tolong kamu jagain anakku ya, aqu mau kekamar mandi, sekalian mandi”,

“oooh, iya mbak” Lalu Leila meninggalkan ku bersama Swari yang menggendong bayi itu.

“Mbak, berdua aja sama Leila?”,

“iya mas, orang tua kmi udah meninggal, suami kmi juga kena bencana, kmi hidup berdua sekarang”, Bukannya prihatin, Penisku malah ngaceng tiba tiba.

“oooh, kasihan ya kalian berdua..” Bayi itu menangis lagi mencari ibunya, namun kali ini Si Swari juga mengeluarkan buah dada kanannya! Lalu bayi itu dibimbing untuk mengenyot puting coklat Swari, dan tampak bayi itu sibuk menyusu lagi.

“Loh, mbak swari juga lagi menyusu?”,

“iya mas, karena udah sering gantian nyusuin anak ini, jadi udah biasa”. Aq semakin bingung, mana hari masih siang, panas, dan didepanku ada minuman segar, susu asli janda janda muda.

“Aduh, aqu haus nih mbak”,

“waduh, mbak Leila lagi di kamar mandi, aqu juga sibuk…”,

“Kalau gitu…aqu…minum susunya mbak Swari aja…”,

“Nah itu masnya pinter, sini mas” Buset lugu banget, lalu kudekati Swari, pelan pelan buah dada kiri Swari sudah dikeluarkan dari sarangnya,

“Mas pegangin sendiri ya, Swari lagi nenangin anak ini” ,

”iya…tenang aja…” Lalu aq pegang buah dada Swari, bwoh kenyal luar biasa, aq tahan dikedua tanganku, lalu puting kiri Swari segera ku masukkan kemulut ku, tanpa ragu ku kenyot puting mempesona itu, lalu air susu Swari segera membasahi mulutku, oooh segar nya…

“Slruuup sluuurp slruuuup…mmm…aaah…seger mbak…slruuup” Tanpa malu kesedot dan kunikmati air susu dari buah dada Sintal itu.

“Mas, auh, pelan aja, haus banget yach?”,

“Slruuup slruuup…mmm…srluuup…” Lidahku berputar putar diputing indah itu, juga terus menyedot keluar susu kedalam mulutku, tanganku juga mengelus elus benda bundar besar kenyal itu.

Tampak Swari jadi terangsang. “mmmf…mas….sedotanmu…si kecil ini kalah hebat…uuuhf”,

“slruuup…mmm…iya dong, aqu memang ahlinya…srluuup…slruup” Air ASI Swari tak habis ku sedot terus.

Tampak bayi itu sudah tertidur lagi,

Baca Juga Cerita Hot Lainnya : www.esexesex.net

“Mas…mmf… bentar… aq mau nidurin anak ini… udah ya nyusunya..”,

“iya deh, kamu jaga dulu dia ya…” Lalu meski tampak terangsang, Yuswari membawa bayi itu kekamar, sepertinya ia sedang menjaganya.

Beberapa menit kemudian, ada suara dari kamar mandi,

“Swari…tolong ambilin sabun dong, yang disini udah abis” Tak perlu lama aq berlari mendekati kamar mandi, lalu melihat ada sabun diluar.

“Mbak, Swari nya lagi tidur sama si bayi, ini sabunnya…”,

“ooh, iya mas, bawa sini dong, tolong…” Lalu aq masuk kedalam kamar mandi tak terkunci itu, kaget setengah mati aq, melihat tubuh montok Leila tanpa pakaian, Lalu aq memberikan sabun itu, tentu tetap bertampang cool.

“ini mbak, kok kayaknya kesulitan mbak?”,

“Ini…air susuku keluar sendiri mas, soalnya udah penuh, bingung deh mandinya..” Rejeki datang lagi, segera ku dekati Leila.

“Aduh, biar Zulfa bantuin mbak, dari pada mubazir aqu minum aja susunya..”,

“iya deh… sini mas kedepan”, Gembira luar biasa aq,

“tapi aqu taqt basah mbak”,

“buka pakaian mas sekalian, itu ada handuk” Lalu aq secepat kilat membuka semua pakaianku, lalu memakaikan handuk dipingganku untuk menutup penisku yang tegang.

Segera ku menuju kedepan Leila, dan tampaklah Buah dada leila yang besar itu diputing coklatnya terlihat cairan putih kesukaanku,

“biar aman, Zulfa sedot dua duanya ya mbak”,

“iya mas, aqu mau sabunan…” Segera kedua buah dada itu kuremas, Leila tampak cukup kaget,

“mas, gak pernah nyusu ya? Itu yang diputingku yang disedot mas…”,

“oooh, iya iya…” Lalu kedua buah papaya Leila itu kupegang, kedua puting Leila kutabrakan, lalu kumasukkan kedalam mulutku bersamaan, Leila yang sibuk menyabuni dirinya tampak mulai terangsang.

Air susu Leila rasanya lebih enak, Kedua putingnya yang ada dimulutku mengucurkan air susu dengan derasnya, karena buah dadanya kugencet dan kuremas denga kuat.

“ooooh…mas….mmmmf….pelan aja….uuuh” Leila mulai asyik menyabuni vaginanya.

Aq terus saja menyedot air susu dari kedua puting coklat Leila, kepala ku maju mundur, menarik narik puting itu, tentu dengan bantuan tanganku yang meremas buah dada montok dan kenyal itu.

“slruuup…slruuup…slruuup…mmm….mantep mbak…slruuup”. Tampak Leila sudah mendesah, dari vaginanya keluar cairan lengket.

“uuuh…udah mas….aq mau berdiri…”,

“Ya aqu sedot sambil berdiri mbak… slruuup” Leila mencoba berdiri, ia menyabuni paha dan bokong sexy nya, aq makin terangsang saja, Karena Penisku sudah tegak dan berdenyut denyut, handuk yang menutupinya jadi jatuh.

“Mas….penismu udah berdiri…mmmf”,

“Sluuurp…slruuup…mmmf…aaah…sabunin dong mbak, sekalian aq mandi bareng mbak Leila yach”,

“iya mas, mmmf….gede banget mas….uuuh” Penisku kini dikocok tangan Leila yang sudah dibasahi sabun itu, tentu kocokannya jadi semakin nikmat, dan juga luar biasa nikmat.

Beberapa menit itu Leila terus mengocok penisku, sementara buah dadanya kini bergantian kuremas dan ku sedot air susu keluar dari puting coklatnya.

“Uuuh…mas…aq pegel berdiri…mmmf” Leila yang sudah lemas itu lalu memilih duduk, aq memilih menghentikan aksi minum besarku.

“mbak, aqu bantu mandiin ya, mbak siramin aja tubuh kita berdua, aqu yang ngelus ngelus ya…”,

“iya mas…. Uuuh” Lalu Leila yang duduk itu membasahi tubuhnya yang sudah basah oleh sabun, aq memilih berada dibelakangnya.

Air membasahi tubuh kmi berdua, aq juga mulai mengelus sekujur tubuh montok janda muda itu, Ku elus tangannya, perutnya, pahanya, dan segera menuju Vaginanya. Tangan Kiriku meremas buah dadanya Leila, tangan kananku asyik mengobok obok Vagina Janda cantik itu, Air yang mengalir membuat suasana jadi semakin menakjubkan.

“oooh…mas…mmmmf….uuuuh….enak mas…gak pernah aq mandi seenak ini…ooooh” Kudiam saja, lalu kucium leher dan ketiaknya, tanganku masih terus beraksi juga.

Beberapa menit kemudian, Leila tampak sudah menggelinjang, segera angkat pinggulnya, kini ia merunduk. “mas, kamu mau ap…aaaah!” Penisku sudah melesat masuk kevagina Leila tanpa perlu disuruh, terasa sangat nikmat, meski sudah tidak sempit.

“ooooh, nikmat mbak…uuuh” Segera penisku bergerak maju mundur dengan cepat, penisku menguasai seisi Vagina nikmat Leila, bokongnya jadi bergoyang goyang.

Tanganku lalu meraih bokong itu, lalu kuremas, dan kumasukan jariku kedalam lubang anusnya.

“aaaah…mas….uuuf…..mmmf….sssh…ooooh” Plop plop plop plop, suara desahan Leila diiringi suara tabrakan penisku.

Beberapa menit itu kuterus saja menabrak vagina Leila dengan penis besarku, Sungguh nikmat dan luar biasa rasanya.

“Mbak, aq mau muncrat, oooh” Kutarik penisku, lalu kubalikkan tubuh montok Leila, dan kupasang penis besarku dimulutnya.

Crooot crooot croooot, Mulut Leila penuh dengan spermaq. Janda itu lalu batuk batuk dan memuntahkan cairan sperma itu.

“ uhuk uhuk…mas..banyak banget spermanya…”,

“maklum, udah lama gak keluar, hehe”. Lalu Leila memilih membersihkan dirinya bersamaq.

Setelah itu Leila pergi duluan keluar dari kamar mandi, aq sedang sibuk menenangkan diri, juga memakai handuk.

Beberapa menit kemudian saat aq kembali keruang depan, tampak tak ada orang, lalu aq menuju kamar dirumah itu. Bukan main kaget, Leila sedang asyik menindih tubuh Adiknya itu, sambil menciumnya.

“mmm…cup…mmmm…dek…uummm..cup…” Lalu Mreka berdua duduk, Leila membuka pakaian Swari, aq hanya melongo didepan pintu, tampak Swari yang sudah bugil itu lebih putih dan mulus dari pada kakaknya.

“mbak… buah dadamu… sini…oooh” Swari meraih kedua buah dada kakaknya itu, lalu diremas dan diangkat keatas, “oooh…sini punyamu dek…uuuh” Gantian Leila meraih Buah dada adiknya.

Sekarang kedua janda muda itu sedang meremas buah dada lawan tandingnya. Kembali air susu keluar dari puting mreka, tampak puting puting mempesona itu dipencet dan diremas remas, air susu mengalir keluar membasahi buah dada mreka.

“oooh….susumu mbak…”,

“uuuh…punyamu…mantep juga dek….mmmf” Aq geleng geleng sambil melongo, Penisku sudah berdiri lagi menjatuhkan Handuk itu lagi.

“Ooh, mas Zulfa, sini mas, mau ikut?” Godaan dari janda janda itu membuatku bersemangat, Tampak Bayi yang ditaruh diranjang kecil disebelah kasur itu sudah tenang, kini biar aq yang melahap kedua perempuan itu.

Leila menarikku, dan merobohkan tubuhku kekasur, tinggal penisku yang besar itu masih berdiri.

“mas…penismu yang besar itu.. Kita goyang boleh? hehe…” Leila dan Swari mendekat, lalu menempelkan buah dada mreka kepenisku.

Buah dada itu bertabrakan, dan ditengah tengahnya ada penis besarku yang tampak ingin meletus. Lalu mreka meremas dan menggencet buah dada mreka. Penisku kini sedang dilumat benda benda kenyal yang dibasahi air susu.

“mas….enak gak? Mmmf”,

“ooooh, mantep deh, toket kalian luar biasa kenyal dan montok…oooh” Mreka terus menggoyang dan meremas buah dada kenyal mreka, membuat penisku semakin meronta karena kenikmatan luar biasa.

Leila dan Swari lalu Memegang buah dadanya, dan mendorong kuat kepenisku, tabrakan luar biasa itu membuat Penisku segera ingin meletus. Air susu yang muncrat dari puting puting keras mreka itu membasahi penisku,

“Ooooh, luar biasa…mmmf… nikmat sekali… kalian hebat…” Mendengar pujianku, kedua janda itu mendekatkan mulutnya kepenisku, segera Leila dan Swari menjilati kepala penisku yang basah bercampur air air persetubuhan. “mmm…aaah…slruup..mmm…Penismu yang terbaik mas…”,

“mmm…slruupp…cup…aaah….Sedap deh ..uummm…cup…” Kedua janda itu semakin menggila menganiaya penisku yang terus meminta ampun karena keenakan.

“Aduh, aq udah gak kuat, oooh” Kedua janda itu membuka mulutnya diatas penisku, dan Crooot crooot crooot, Air maniku muncrat kearah mulut mulut nakal mreka.

Kini spermaku ditelan oleh kedua janda itu.

“oooh… nikmatnya, mmmf” Aq masih kelelahan, tapi Swari sudah nakal lagi, penisku yang masih lemas, dimasukkan kevaginanya, ia yang sekarang berada diatasku itu bergerak naik turun, membuat penisku yang ada didalam vaginanya menjadi tegak kembali.

“haduuh, gila, tiga kali penisku tegak lagi…”,

“ooooh…. Penismu mas….super sekali…oooh…Swari suka banget…mmmf”.

Leila tak mau kalah, ia kemudian mengambil posisi diwajahku, vaginanya yang basah itu lalu ditempelkan kewajahku,

“hehe, mas, jilatin yaach”,

“oooh, iya Leila, oooh…ummm…” Kucupang denga cepat bibir vaginanya, lalu lidahku masuk kedalam vagina Leila.

Dua janda itu sekarang sedang asyik bersetubuh denganku, Swari terus melompat lompat menikmati penisku divaginanya, Leila mendesah sambil meremas buah dadanya sendiri karena vaginanya yang kujilati.

Beberapa menit kemudian, Leila memegang kedua buah dada Adiknya, segera Air susu Swari itu disedot keluar dari buah dada itu.

“Slruuup…dek…mmm…slruuup…hajar terus penis itu..mmm”,

“oooh…mmmf…sssh…iya mbak…oooh…”. Orang kota bilang posisi kmi ini adalah posisi Threesome, yang tak heran memang sangat menggairahkan dan nikmat luar biasa.

Beberapa menit itu kmi terus beraksi menikmati sensasi seks bertiga itu, entah knp, nikmatnya sungguh tak ter elakkan.

“mmm….sluuurp…Swari… aq mau…”,

“keluarin didalem mas..uuuhf”,

“Iya mas, Swari udah pengen tuh…slruuup”, segera saja, Cprooot crpooot, Air Maniku menyembur kedalam Vagina Swari,

Leila juga menyemburkan Cairan dari vaginanya kewajahku, baunya sungguh mempesona. Kmi bertiga yang sudah basah karena cairan cairan nikmat ini, memilih berisitirahat.

“Aduuh, kalian suka banget deh sama seks kayaknya..”,

“Leila udah lama gak nikmatin penis mas..”,

“Swari juga, masak tiap hari minum susu kita sendiri, sekali kali mau yang dari laki laki, hehe”,
“hahaha, memang kalian luar biasa”. Aq yang ada ditengah kedua Janda itu tersenyum bahagia, dua janda itu memelukku dengan nyaman.

Entah knp, penisku masih berdiri lagi.

“Aduuh, mas Zulfa masih mau lagi?”,

“Gak tau tuh, Leila sama Swari masih mau lagi gak?”,

“Ayo mas, dikamar mandi aja, yuuk” Lalu Kembali kmi beraksi dikamar mandi rumah itu, Entah Knp Sampai malam pun Leila dan Swari terus menikmati penis besarku, juga cairan Spermaq.

sangat tidak menyesal aku tinggal di desa ini yang rupanya banyak janblay (Janda Jablay) yang kurang perhatian, sampai disini dulu kisahaku tunggu ceritaku berikutnya
Selesai

cerita sex janda hot, cerita mesum janda indo, cerita ngentot janda muda, cerita janda sange, cerita bokep terbaru, pemuda ngentot, janda binal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*