Cerita Ngentot Anak Sekolah dalam Kelas | Tempat Cerita Sex
Home » Kisah ABG » Cerita Ngentot Anak Sekolah dalam Kelas

Cerita Ngentot Anak Sekolah dalam Kelas

VIMAX Vimax

cerita ngentot dalam kelas, kumpulan cerita ABG ngentot  Aku masih sekolah SMA dan kegiatanku jika selesai sekolah adalah ekstrakulikuler sebagai cheerleader, sering di sekolahku mengadakan lomba dimana sebagai team cheerleader harus siap tampil seksi dan minim di semua hadapan dan tentunya adalah mendukung team dari sekolahku, suatu hari di sekolahku ada pertandaingan basket yang mana team cheerleader menari nari tandanya sudah di buka pertandingannya. cerita ABG ngentot. kumpulan cerita ABG ngentot, cerita hot ngentot, cerita nyata ABG ngentot,

Sampai lupa memperkenalkan diri perkenalkan namaku lena, lanjut cerita tadi saat di pertengahan pertandingan team cadangan yang di ketahui namanya Dika mengamati aku terus dari bangku cadangannya sambil lempar senyum , saat selesai babak pertama dia menghampiriku dan mengajak kenalan denganku di sebuah kantin.

Cerita Dewasa Anak Sekolah dalam Kelas

Cerita Mesum Terbaru, Cerita Sex Siswi Sekolah, Cerita ngentot ABG, cerita mesum anak sekolah, cerita sex hot, cerita hot ABG, cerita ngentot dalam kelas, kumpulan cerita ABG ngentot, cerita sex ABG 2017, cerita ABG terbaru 2017, cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ABG ngentot 2017, cerita hot ngentot 2017, cerita nyata ABG ngentot 2017, koleksi cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ngentot terbaru 2017

Cerita Dewasa Anak Sekolah dalam Kelas

Setelah kami berkenalan, Setelah tidak berapa lama, tiba-tiba dia berbisik di telinga saya, katanya, “Kamu cantik sekali deh Lenta..”, sambil matanya tertuju pada belahan dada saya. Muka saya langsung merah, kaget dan dadaku berdetak kencang. Tiba-tiba terdengar suara “Pritt…!”, tanda bahwa babak ke-2 akan dimulai, saya langsung mengajaknya balik ke lapangan.

Dalam perjalanan ke lapangan, kami melewati kelas-kelas kosong. Tiba-tiba dia menarik tanganku masuk ke dalam kelas 3 Fis 1, lalu dia langsung menutup pintu. Saya langsung bertanya padanya,

” Ada apa Dika…, babak ke-2 sudah mau mulai nih…, kamu tidak takut dicariin pelatih kamu?”.

Dia tidak membalas pertanyaanku, melainkan langsung memelukku dari belakang, dan dia berbisik lagi padaku, “Badan kamu bagus sekali ya Len..”.

Saya tidak bisa berbuat apa-apa selain berbalik badan dan menatap matanya serta tersenyum padanya.

Dia langsung mencium bibirku dan saya yang belum pernah berciuman dengan cowok, tidak bisa berbuat apa-apa selain membiarkan lidahnya masuk ke dalam mulutku. Setelah kira-kira 5 menit bercumbu, mulai tangannya meraba dan meremas dadaku.

Cerita Mesum Terbaru, Cerita Sex Siswi Sekolah, Cerita ngentot ABG, cerita mesum anak sekolah, cerita sex hot, cerita hot ABG, cerita ngentot dalam kelas, kumpulan cerita ABG ngentot, cerita sex ABG 2017, cerita ABG terbaru 2017, cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ABG ngentot 2017, cerita hot ngentot 2017, cerita nyata ABG ngentot 2017, koleksi cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ngentot terbaru 2017

Cerita Sex Anak Sekolah dalam Kelas

Saya pasrah saja padanya, karena terus terang saya belum pernah merasakan kenikmatan seperti ini. Tangannya masuk ke dalam baju cheers no.3-ku, dan mulai memainkan puting payudaraku, lalu dia menyingkapkan bajuku dan melepaskan rokku hingga saya tinggal mengenakan BH dan celana dalam saja.

Lalu ia membuka baju basket dan celananya, sehingga ia hanya mengenakan celana dalam saja. Tampak jelas di depanku bahwa “kontol”-nya sudah tegang di balik celana dalamnya. Ia memegang tanganku dan menuntun tanganku ke dalam celana dalamnya.

Saya merasakan “kontol”-nya yang besar dan tegang itu dan ia memintaku untuk meremas-remas kontolnya. Ia memaksaku untuk membuka celana dalamnya, setelah saya membuka celana dalamnya, tampak jelas kontolnya yang sudah ereksi. Besar juga pikirku, hampir sejengkal tanganku kira-kira panjangnya.

Cerita Mesum Terbaru, Cerita Sex Siswi Sekolah, Cerita ngentot ABG, cerita mesum anak sekolah, cerita sex hot, cerita hot ABG, cerita ngentot dalam kelas, kumpulan cerita ABG ngentot, cerita sex ABG 2017, cerita ABG terbaru 2017, cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ABG ngentot 2017, cerita hot ngentot 2017, cerita nyata ABG ngentot 2017, koleksi cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ngentot terbaru 2017

Cerita Mesum Anak Sekolah dalam Kelas

Baru kali ini saya melihat kemaluan cowok secara langsung, biasanya saya hanya melihat dari film biru saja kalau saya diajak nonton oleh teman-teman dekatku. Ketika saya masih terpana melihat kontolnya, dia melepas BH dan celana dalamku, tentu saja dengan sedikit bantuanku.

Setelah ia menyingkirkan pakaian dalamku, badannya yang tinggi dan atletis layaknya sebagai seorang pemain basket itu, menindih badanku di atas meja kelas dan ia mulai menjilati puting payudaraku sampai saya benar-benar menggeliat keenakan, kurasakan basah pada bibir kemaluanku, saya baru tahu bahwa inilah yang akan terjadi padaku kalau saya benar-benar terangsang.

Lalu tangannya yang kekar itu mulai meraba bibir kemaluanku dan mulai memainkan clitorisku sambil sesekali mencubitnya. Saya yang benar-benar terangsang tidak bisa berbuat apa-apa selain mendesah dan menggeliat di atas meja.

Cukup lama ia memainkan tangannya di kemaluanku, lalu ia mulai menjilati bibir bagian bawah kemaluanku dengan nafsunya, tangan kanannya masih memainkan clitorisku. Tidak lama saya bertahan pada permainannya itu, kira-kira 5 menit kemudian, saya merasakan darahku naik ke ubun-ubun dan saya merasakan sesuatu kenikmatan yang sangat luar biasa, badanku meregang dan saya merasakan cairan hangat mengalir dari liang kemaluanku,

Cerita Mesum Terbaru, Cerita Sex Siswi Sekolah, Cerita ngentot ABG, cerita mesum anak sekolah, cerita sex hot, cerita hot ABG, cerita ngentot dalam kelas, kumpulan cerita ABG ngentot, cerita sex ABG 2017, cerita ABG terbaru 2017, cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ABG ngentot 2017, cerita hot ngentot 2017, cerita nyata ABG ngentot 2017, koleksi cerita ABG ngentot 2017, kumpulan cerita ngentot terbaru 2017

Cerita Ngentot Anak Sekolah dalam Kelas

Dika tanpa ragu menjilati cairan yang keluar sedikit demi sedikit itu dengan nafsunya sampai hanya air liurnya saja yang membasahi kemaluanku. Badanku terasa lemas sekali, lalu Dika duduk di pinggir meja dan memandangi wajahku yang sudah basah bermandikan keringat.

Ia berkata padaku sambil tersenyum, “Kamu kelihatan capek banget ya Len…”. Saya hanya tersenyum.

Dia mengambil baju basketnya dan mengelap cucuran keringat pada wajahku, saya benar-benar kagum padanya,

“Baik banget nih cowo”, pikirku. Seperti sudah mengerti, saya jongkok di hadapannya, lalu mulai mengelus-ngelus kontolnya, sambil sesekali menjilati dan menciuminya, saya juga tidak tahu bagaimana saya bisa bereaksi seperti itu, yang ada di pikiranku hanya membalas perbuatannya padaku, dan cara yang kulakukan ini pernah kulihat dari salah satu film yang pernah kutonton.

Dika hanya meregangkan badannya ke belakang sambil mengeluarkan suara-suara yang malah makin membuatku ingin memasukkan kontolnya ke dalam mulutku, tidak berapa lama kemudian saya memegang pangkal kemaluannya itu dan mulai mengarahkannya masuk ke dalam mulutku, terasa benar ujung kontolnya itu menyentuh dinding tenggorokanku ketika hampir semua bagian batang kemaluannya masuk ke dalam mulutku, lalu saya mulai memainkan kontolnya di dalam mulutku, terasa benar kemaluanku mulai mengeluarkan cairan basah lagi, tanda kalau saya sudah benar-benar terangsang padanya.

Kira-kira 5 menit saya melakukan oral seks pada Dika, tiba-tiba badan Dika yang sudah basah dengan keringat itu mulai bergoyang-goyang keras sambil ia berkata, “aarghh…, Saya udah gak tahan lagi nih Len…, Saya mau keluarr…”.

Saya yang tidak benar-benar memerhatikan omongannya itu masih saja terus memainkan kontolnya, sampai kurasakan cairan hangat kental putih dan agak asin keluar dari lubang kemaluan Dika, saya langsung mengeluarkan kontolnya itu dan seperti kesetanan, saya malah menelan cairan spermanya, dan malah menghisap kontolnya sampai cairan spermanya benar-benar habis.

Saya duduk sebentar di bangku kelas, dan kuperhatikan Dika yang tiduran di meja sambil mencoba memelankan irama nafasnya yang terengah-engah.

Saya hanya tersenyum padanya, lalu Dika bangun dan menghampiriku, Dia juga hanya tersenyum padaku. Cukup lama kami berpandangan dengan keadaan bugil dan basah berkeringat.

“Kamu cantik dan baik banget Len”, katanya tiba-tiba. Saya hanya tertawa kecil dan mulai mencium bibirnya. Dika membalas dengan nafsu sambil memasukkan tangannya ke dalam lubang kemaluanku. Cukup lama kami bercumbu, lalu ia berkata, “Len…, boleh nggak Saya emm…, itumu…”.

“Itu apa Dik?”, tanya saya.

“Itu…, masa kamu gak tahu sih?”, balasnya lagi.

sebelum saya menjawab, saya merasakan kepala batang kemaluannya sudah menyentuh bibir kemaluanku.

“Crestt.., creest”, terasa ada yang robek dalam kemaluanku dan sedikit darah keluar.
Kemudian Dika berkata,

“Len kamu ternyata masih perawan!”, saya hanya bisa tersenyum dan merasakan sedikit perih di kemaluanku terasa agak serat waktu setengah kemaluannya masuk ke memekku. Digerak-gerakan perlahan batang kemaluannya yang besar tapi setelah agak lama entah mengapa rasa sakit itu hilang dan yang ada hanya ada rasa geli, nikmat dan nikmat ketika Dika menggoyangkan badannya maju mundur pelan-pelan saya tidak tahan lagi seraya mendesah kecil keenakan.

Kemudian semakin cepat saja Dika memainkan jurusnya yang maju mundur sesekali menggoyangnya ke kiri ke kanan, dan dipuntir-puntir putingku yang pink yang semakin membuatku menggelepar-gelepar seperti ikan yang dilempar ke daratan.

Keringat sudah membasahi badan kita berdua. Saya sadari kalau saat itu tindakan kita berdua bisa saja dipergoki orang, tapi saya rasa kemungkinanya kecil karena kelas itu agak terpencil.

“Ahh…, ahh…, ahh”, saya mendesah dengan suara kecil karena takut kedengaran orang lain. Kulihat wajah Dika yang menutup matanya dan terenggah-engah nafasnya.

Cukup lama juga Dika bermain denganku, memang benar kata orang kalau atlet itu kuat dalam bersenggama.

“Ahh…, aww…, aww”, geli dalam lubang kemaluanku tidak tertahankan. Tiba-tiba kurasakan sesuatu yang lain yang belum pernah kurasakan, cairan hangat kurasakan keluar dari dalam memekku.

Oh, itu mungkin yang kata orang orgasme pikirku. Badanku terasa rileks sekali dan mengejang. Mulutku ditutup oleh Dika mungkin ia takut kalau saya mendesah terlalu keras. Meja kelas yang agak tua itu bergoyang-goyang karena ulah kita berdua.

Saya masih merasakan bagaimana Dika berusaha untuk mencapai puncak orgasmenya, lalu ia duduk di bangku dan menyuruhku untuk duduk di kemaluannya. Saya menurut saja dan pelan-pelan saya duduk di kemaluannya. Dika memegang pinggulku dan menaik-turunkan diriku. Saya belum pernah saya merasakan kenikmatan yang seperti ini.

Saya mendesah-desah dan Dika semakin semangat menaik-turunkan diriku. Lalu badan Dika mengejang dan berkata,

“Len saya mau keluarr”, sekarang malah giliranku yang semangat memacu gerakan tubuhku agar Dika bisa juga mencapai klimaksnya, tapi lama Dika mengeluarkan kontolnya dan terdengar ia mendesah panjang,

“Ahh Len…, Saya keluar”. Kulihat air maninya berceceran di lantai dan sebagian ada yang di meja. Lalu kami berdua duduk lemas dengan saling berpandangan. Ia berkata,

“Kamu nyesel yah Len?”, saya menggeleng sambil berkata,

“Nggak kok Dik…, sekalian buat pengalaman bagiku.”

Saya teringat kalau orang-orang di luar kelas sangat banyak yang menonton pertandingan, lalu saya buru-buru mengenakan pakaian dan menyuruh Dika juga untuk memasang pakaiannya. Sebelum keluar dia bertanya padaku,

“Len kapan kita bisa ‘begituan’ lagi?”, dan saya menjawab “Terserah kamu Dik”.

“Tapi nanti setelah pertandingan selesai kamu tunggu Saya yah di pintu gerbang lalu nanti kita jalan jalan..”, Ia tersenyum dan mengangguk lalu kami berdua keluar kelas dan sengaja berpisah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*